Minggu, 14 Desember 2008

manager produksi dalam management percetakan

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MANAGER PRODUKSI DALAM PERCETAKAN 

Sebuah percetakan ngak akan mampumemnuhi komitmen kepada kongsumen untuk menyerahkan barang cetakan pesanannya secara tepat waktu, dengan jumlah dan mutu sesuai dengan permintaan, apabila menager produksi sebagai penguasa tunggal aktifitas produksi tidak menguasai sumber daya produksi ( man dan mechine)  yang dimilikinya dan mampu memngfaatkannya pada tingkat produktifitas yang tinggi. untuk memenuhi komitmen diata, tugas manager produksi sangatlah tidak ringan, karena disisi lain percetakan punya keterbatasan, namun di sisi lain harus di hadapkan bervariasinya pesanan konsumen atas barang cetakan. 

dalam kegiatan sehari hari hari manager produksi harus mampu memadukan 3 faktor yaitu tenaga kerja, mesin dan bahan untuk memangfatkan seoptimal mungkin. Untuk dapat melaksanakan ini manager produksi sangat penting memahami tugas dan kewajibannya.
Mutu produk barang cetakan sangat dipengaruhi oleh mutu bahan baku dan penolong yang dipakai dan daya kerja mesin produksimaupun tingkat ketrampilan para operatoryang melayani mesin tersebut.
namun karena keterbatasanya potensi yang di miliki percetakan yang di pimpin percetakan sering menempuh kerjasama dengan percetakan dan usaha grafika yang lain.
maka manager produksi sangat bertanggung jawab pada pemilihan sub kontraktor yang akan dilibatkan pada proses produksi.
manager produksi selalu menginformasikan barang pesanan ke bagian penjualan atau marketing. meminta tambahan order apabila unit tertentu pekerjaannya menurun.

Dalam upaya pengendalian mutu produk barang cetakan, manager produksi harus menciptakan titik-titik pengawasan ( quailty cek point) agar penyimpangan mutu yang bisa terjadi dalam setiap tahapan bisa diketahui sedini mungkin. untuk menekan kerugian proses produksi tentunya.
bayangkan penyimpangan mutu yang terjadi setelah selesai produksi. waah bisa di buang itu hasil produksi. dan biaya yang telah di keluarkan dari desain sampai barang jadi.

Tugas dan tanggung jawab manager produksi
  1. Menghuungkan aktivitas penjualan dan pelayanan denga seluruh fungsi produksi yang di kelolanya. posisi ini menuntut adanya kewenangan mutlak manager produksi untuk bertindak sebagai satusatunya pemberi perintah di lingkungan produksi yang di pimpinnya.
  2. merencanakan produksi pesanan yang di terimanya. sekaligus mengendalikan proses produksi. manager produksi dapat mendegelasikan sebagian wewenangnya kepada petugas yang di percayainya mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaannya.
  3. Penanggujawab atas spesifikasi barang cetakan yang di pesan konsumen. spesifikasi harus jelas dan akuratserta tidak boleh ada keraguan sedikitpun atas spesikasi yang diajukan konsumen.
  4. memangfaatkan potensi mesin dan peralatan produksi serta tenaga kerja seoptimal mungkin. Cranya dengan menjejalkan aktifitas berproduksi mengurangikerja lembur dan waktu luang yang menganggur. jadwal produksi yang tercamtum dalam papan perencanaan perlu di tinjau setiap hari agar faktor penyebab menurunnya produktifitas kerja pada unitdapat di kurangi sejauh mungkin.
  5. mendukung estimator biaya dalam upayanya untuk merumuskan alur produksi yang paling ekonomis, memperkirakan waktu berlangsunya setiap tahapan proses produksiserta kebutuhan bahan baku /penolong untuk menghasikan poduk pesanan.
  6. mempertanggujawabkan kesesuaian dan konsistensimutu produk barang cetakan yang di pesan konsumen. diawali dengan kesepakatan antara produsen dan konsumen atas spesifikasi produk, disertai cetak coba dan persetujuan untuk naik cetak.
  7. melakukan perawatan berkala sehingga mesin serta peralatan produksi sela dalam kondisi siap pakai sehingga tingkat efisiensi kerja mesin serta peralatan produsi tersebut pada derajat yang lebih tinggi
  8. Meningkat motifasi kerja seluruh peserta produksi yang dipimpinnya, menciptakan suasana kerja yang menggairahkan, melakukan bimbingan dan pelatihan kerja baik intern maupun lembaga pelatihan di luarperusahaan, dan memberikan pujian yang tulus atas perstasi kerja yang baik dalam melayani konsumen.
  9. memberikan pertanggujawaban atas seluruh hasil kerja departemen produksi yang dipimpinnya, atas berbagai penyimpangan dan perbedaan yang timbul dalam pelaksaan tugasnya dan segala upaya untuk memperbaikinya kepada pimpinan perusahaan. 

1 komentar:

HIZKIA IMANUEL mengatakan...

Sangat bermanfaat .... terimaksih... lain kali saya download ya unutk sy pelajari ...